Tim Asesor Perpusnas RI Akreditasi Perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Tim Asesor Perpusnas RI Akreditasi Perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Tim Asesor Perpusnas RI Akreditasi Perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Tim Asesor Perpusnas RI Akreditasi Perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo
Tim Asesor Perpusnas RI Akreditasi Perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Tim Asesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI)

melakukan visitasi ke perpustakaan “Al Munawarah” Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) versi Kemendikbud RI, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jumat (22/3/2019). Asesor dari Perpusnas yang datang menilai Dra. Zumiaty Nasrul, MLS didampingi Suparsi, Pusat Arsip dan Perpustakaan (ARPUSDA) Kota Surakarta.

Pejabat asesor LAP-N, Dra. Zumiaty Nasrul, MLS mengatakan Perpustakaan diselenggarakan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 sesuai standar yang ditentukan oleh Perpusnas RI. Untuk mengetahui apakah suatu perpustakaan itu sesuai dengan standar nasional perpustakaan, maka itulah ada penilaian kesesuaian dengan standar.

“ Jadi penyesuaian itulah yang namanya proses akreditasi, kalau sesuai di akreditasi. Itu sebenarnya hanya memotret apa yang sudah ada, hasil sementara bisa disampaikan dan penetapan menunggu hasil sidang di Jakarta, terakreditasi C sudah memenuhi standar minimum, apabila terakreditasi A berlaku lima tahun, B empat tahun, C tiga tahun,” tuturnya di sela-sela akreditasi Perpustakaan Al Munawarah.
Baca Juga : Walikota Solo Lakukan Soft Launching RSUD Bung Karno

Kepala Sekolah, Sri Sayekti, Mengucapkan terimakasih kepada tim

yang sudah membantu untuk mempersiapkan akreditasi dan memenuhi perpustakaan standar Nasional. Perpustakaan sangatlah penting bagi kehidupan masyarakat. Kita tahu bahwa buku adalah gudang ilmu, membaca buku jendela dunia.

Visitasi ini berlangsung dengan beberapa tahapan, seperti kunjungan

sarana prasarana juga verifikasi data. “Verifikasi data terdiri dari enam komponen yaitu Koleksi, Sarana Prasarana, Pelayanan, Tenaga Perpustakaan, Penyelenggara dan Pengelolaan, serta Komponen Penguatan Kinerja, dari komponen-komponen itu dijabarkan lagi menjadi instrumen-instrumen. Dan tidak kalah penting dalam hal penguatan kinerja termasuk pemanfaatan IT, semoga mendapatkan hasil amat baik, maksimal dan optimal,” ujar Yekti.
Baca Juga : MENGENASKAN, Asyik Foto Selfi di Atas Rel KA Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan, Solo, Tubuh Petrik Tersambar KA Gajayana

Akreditasi merupakan pengakuan formal, diberikan oleh badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga dalam melakukan kegiatan penilaian kesesuaian tertentu.

 

Sumber :

https://www.asus.com/zentalk/home.php?mod=space&uid=1619771&do=profilegg.gg/sejarah-bpupki