Sosiologi dan Pertumbuhan Zaman

Sosiologi dan Pertumbuhan Zaman

Tadi telah dikatakan bahwa terpencilnya sosiologi sebagai ilmu dengan lapangan dan tujuannya sendiri terjadi sejak abad ke-19 terutama sesudah Revolusi Prancis, sedangkan pikiran mengenai soal kehidupan masyarakat sama usianya dengan pikiran manusia sendiri artinya : sudah sejak manusia dilahirkan dan ditakdirkan untuk mencari hidup sendiri dengan usahanya sendiri.

Kalau kita menginjak abad pertengahan maka adalah gereja, yang zaman itu meliputi seluruh masyarakat Kristen dalam ajaran Katolik yang menjadi pelindung dan pengikat kekuasaan serta kebudayaan. Dalam ilmu filsafatnya kita membagikan mistik dan skolastik.

 Dalam aliran ini maka Thomas Aquino (1225-1274), seorang pendeta dan para ahli pikir, adalah perintis jalan. Pendapatnya ialah bahwa manusia dengan kehendak nalam dipastikan untuk hidup dalam Negara agar dapat hidup dalam dunia ini.

Italia kini adalah negeri dimana pada zaman itu kebudayaan klasik yaitu kebudayaan Yunani dan Roma, dan kebudayaan Kristen bertemu dan berkembang. Maka juga dalam perkembangan Kerajaan Byzantin itu pula adalah italia yang menjadi pintu gerbang dan tempat pertemuan untuk barat dan timur, segalanya itu dengan disongkong oleh perusahaan bank yang maju dalam perdagangan. Rasa kemerdekaan ini tidak sedikit mempertebal sifat perseorangan sehingga tidak mengherankan kalau persoalan masyarakat kini sering kali diselesaikan dengan perkelahian yang hebat diantara kota-kota dan diantara penduduk masing-masing kota itu sendiri.

Pendapat-pendapat baru dan pembukaan negeri-negeri baru bagi perhubungan dan perniagaan internasional tak sedikit mempengaruhi kehidupan dalam masyarakat pada abad pertengahan dan abad-abad berikutnya.

Sejarah dan Sosiologi

Sosiologi adalah lain daripada sejarah yang melihat kejadian bangsa dan dunia ini berturut-turut dalam gerakannya dan mencari pertalian anatara kejadian yang penting dalam sejarah itu. Sosiologi melihat kejadian-kejadian itu dalam waktu bersamaan. Untuk pelajaran sosiologi pandangan dan pengetahuan sejarah memberi penerangan terhadap keadaan dan tumbuhnya masyarakat sehingga sejarah merupakan bagian yang penting untuk dipelajari.

  1. Timbulnya Sosiologi dan Asal Perkataanya

Empirisme, yaitu pelajaran yang menjadikan penyelidikan dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan dengan membuang takhyul dan segala apa yang tak berdasarkan akal dan pengalaman yang nyata pada abad pertengahan menjadi dasar pikiran di Inggris dan Eropa Barat lainnya. Bilamana ia mulai memancarkan pengaruhnya di italia maka di inggris lah ia telah mendapat lapangan untuk dapat tumbuh dan meluas dengan baik.

Pada zaman itu juga dunia pengetahuan mengenal Francis Bacon di Inggris pada tahun 1561-1628, ahli politik dan filsafat. Ialah yang berpendapat untuk menguasai segala ilmu agar dapat juga menguasai dunia. Untuk belajar ilmu haruslah lebih dahulu terdapat suatu susunan fikiran dan pelajaran yang teratur, susunan secara sistematis dalam ilmu alam, biologi, pisiologi, tata Negara dan sebagainya. Suatu pendapat dan suatu pikiran dan rencana bekerja dalam dunia ilmu yang menguasai dan memberi tuntunan selama 300 tahun berikutnya.

Deduksi timbul akibat sillogisme, suatu unsure ilmu logika, dimana dicari dua kenyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya. Dari dua kenyataan ini maka kenyataan yang ketiga dapat disimpulkan umpamanya ;

Hewan suka hidup bergerombolan

Manusia ini adalah hewan

Jadi : manusia suka hidup bergerombolan

Pos-pos Terbaru