Sebuah Tetesan Perjuangan

Sebuah Tetesan Perjuangan

Sebuah Tetesan Perjuangan

Sebuah Tetesan Perjuangan
Sebuah Tetesan Perjuangan

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. 17:19)

Teriknya matahari dan panasnya udara kian terasa menambah penderitaan. Keringat bercucuran dengan deras membasahi sekujur tubuh dan membuat kering tenggorokan. Haus dan lapar harus mampu aku tahan, itu yang ada dibenaku saat ini. Saat dimana hari pertama bulan suci umat Islam berada dan matahari tepat berada diatas ubun-ubunku, membakar sekujur tubuh dengan suhu yang kian hari semakin bertambah tinggi, “Global Warming”. Semua itu akibat kita, akibat manusia yang seenaknya menebangi pepohonan, menebarkan polusi dan berkehendak sesuka hati tanpa memikirkan lingkungan sekitarnya.

Aku berjalan dengan langkah santai satu-satu. Tak perduli betapa banyaknya waktu yang telah aku buang hanya untuk berjalan kaki, anak-anak berlarian saling berkejaran dengan pekik suara yang riang gembira, semuanya berlarian menyusul langkah kakiku yang berat. Hanya beberapa menit saja suara pekik mereka sudah tak terdengar ditelan belokan gang didepan mata. Gang berkelok-kelok sehingga membingungkan para tamu yang baru pertama kalinya menginjakan kaki ditempat ini.

Anak-anak itu sepertinya telah berada jauh didepanku, terasa jauh, entah itu jauh dari jarak dimana tempatku berada atau jauh dari waktu dalam memori ingatanku. Dalam pikiranku terlintas keindahan saat aku masih berumur sekitar 6 tahunan, berlarian dengan bebas tanpa ada beban dijiwa, semuanya memang sungguh terasa jauh. Ingin rasanya kembali kemasa kanak-kanak berlari kesana-kemari dan bermain sepuasnya.

Akupun tersadar, yang aku bisa saat ini hanyalah berangan-angan, memang begitu mudah untuk berangan-angan. Pada kenyataannya, hidup ini harus ditempuh dengan usaha. Tergantung usaha apa yang kita lakukan dengan waktu terbatas yang takan mungkin untuk diulang. Banyak jalan yang aku dapat tempuh untuk mencapai suatu tujuan yang ingin aku capai.

Hidup ini sama seperti jalan yang aku lalui, penuh gang yang berliku dengan segala halang rintangannya. Untuk mencapai suatu tujuan ada banyak gang dan jalan yang dapat dipijak. Tuhan tidak akan merubah semuanya apabila kita tidak berjalan untuk merubah semua itu. tergantung apa yang akan aku lalui, jalan yang baik atau jalan yang buruk, jalan menurun atau jalan yang menanjak, semua itu butuh gerakan langkah baik besar ataupun kecil yang sering kita sebut dengan “usaha”.

Sumber : https://downloadapk.co.id/