SDM Kesehatan Masih Jadi Kendala

SDM Kesehatan Masih Jadi Kendala

SDM Kesehatan Masih Jadi Kendala

SDM Kesehatan Masih Jadi Kendala
SDM Kesehatan Masih Jadi Kendala

BANDUNG-Pemberlakukan MEA, yang berimplikasi

pada tantangan ketenagakerjaan, menyisakan persoalan di bidang SDM bidang kesehatan.

Hal demikian, diungkapkan Ketua Perhimpunan Klinik dan Pelayanan Primer Kesehatan Jabar, Rullyanto Wirahardja, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/3).

Menurut Rullyanto, dari data yang dihimpun

Perhimpunan Klinik Pelayanan Primer Kesehatan, jumlah dokter yang beraktivitas memberikan pelayanan primer sebanyak 11.000 orang.

Dari sisi jumlah tersebut, sudah memadai. Hal yang menjadi persoalan ada disoal distribusi karena dokter lebih tersentral di perkotaan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, hal yang diperbaiki soal

kesejahteraan tenaga kesehatan . Dari pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di tahun 2011 sudah merekomendasikan besarnya gaji yang layak diterima dokter yaitu 20 juta per bulan.

Faktanya, hingga saat ini gaji yang diterima oleh para dokter sebesar Rp.3, 7 juta per bulan. Dengan kondisi tersebut, ujar Rullyanto sulit bagi para dokter untuk mau mengabdikan di daerah terpencil. (NR

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435163/10-konsep-geografi/