Reformasi Hukum di Indonesia

 Reformasi Hukum di Indonesia

Kondisi Hukum Indonesia saat ini belum dilaksanakan sesuai dengan azaz hukum yang berkeadilan. Hal ini dapat dilihat sorotan yang amat tajam dari seluruh lapisan  masyarakat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri

 

terhadap dunia hukum di Indonesia. Dari sekian banyak bidang hukum, dapat dikatakan bahwa hukum pidana menempati peringkat pertama yang bukan saja mendapat sorotan tetapi  juga celaan yang  luar biasa dibandingkan dengan bidang hukum lainnya.

Bidang hukum pidana merupakan bidang hukum yang paling mudah untuk   dijadikan  indikator  apakah  reformasi  hukum  yang  dijalankan  di Indonesia sudah berjalan dengan baik atau belum. Hukum pidana bukan hanya berbicara tentang putusan pengadilan atas penanganan perkara pidana, tetapi juga  meliputi  semua  proses  dan  sistem  peradilan  pidana  (criminal  justice system).  Proses  peradilan  berawal dari  penyelidikan  yang  dilakukan  pihak kepolisian dan berpuncak pada penjatuhan pidana dan selanjutnya  diakhiri dengan pelaksanaan hukuman dan pemidanaan di lembaga pemasyarakatan.

Keprihatinan yang mendalam tentunya melihat reformasi hukum yang masih berjalan lambat dan belum memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Tidaklah  berlebihan  jika dikatakan  bahwa pada dasarnya  apa yang  terjadi akhir-akhir ini merupakan ketiadaan keadilan yang dipersepsi masyarakat (the absence of justice).

Ketiadaan  keadilan  ini  merupakan  akibat  dari  pengabaian  hukum (diregardling the law), ketidakhormatan pada hukum (disrespecting the law), ketidakpercayaan           pada    hukum (distrusting                                the       law)         serta               adanya penyalahgunaan hukum (misuse of the law). Sejumlah masalah yang layak dicatat berkenaan dengan bidang hukum antara lain:

  1. Sistem peradilan yang dipandang kurang independen dan imparsial
  1. Belum memadainya perangkat hukum yang mencerminkan keadilan sosial
  2. Inkonsistensi dalam penegakan hukum
  1. Masih adanya intervensi terhadap hukum
  1. Lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat
  1. Rendahnya kontrol secara komprehensif terhadap penegakan hukum
  1. Belum meratanya tingkat keprofesionalan para penegak hukum
  1. Proses pembentukan hukum yang lebih merupakan power game yang mengacu pada kepentingan the powerfull daripada the needy.

sumber :

Beach Buggy Blitz 1.5 Apk + Mod (Unlimited Money)