PENGGUNAAN PARTIKEL MO DALAM BAHASA JEPANG

PENGGUNAAN PARTIKEL MO DALAM BAHASA JEPANG

PENGGUNAAN PARTIKEL MO DALAM BAHASA JEPANGPENGGUNAAN PARTIKEL MO DALAM BAHASA JEPANG

Hi sobat-sobat, pada kali ini saya akan berbagi kepada sobat-sobat semua tentang hal yang berhubungan dengan belajar bahasa Jepang. Yakni Penggunaan partikel mo dalam bahasa Jepang. Langsung saja ya saya mulai materi kali ini.

Di dalam bahasa Jepang terdapat partikel mo yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia bisa berarti ‘juga’ atau ‘pun’.

Kalimat positif

Jika hendak menggunakan partikel mo di dalam kalimat, maka hal yang kita lakukan ialah mengilangkan pertikel wa dan menggantinya dengan partikel mo. Kalimat positif ini berfungsi untuk menyatakan persamaan dengan kalimat sebelumnya.

Pola: ~ mo ~ desu.

Contoh:

Tanaka-san wa sensei desu. Watashi mo sensei desu.
(Tuan Tanaka adalah seorang guru. Saya juga adalah seorang guru.)

Kedua kalimat di atas juga bisa kita buat menjadi satu kalimat agar tidak terdengar rancau. Jika hendak melakukannya, yang harus dilakukan adalah dengan merubah akhiran desu dari kalimat pertama menjadi kata de. Maka kalimatnya akan seperti ini.

Tanaka-san wa sensei de watashi mo sensei desu.
(Tuan Tanaka adalah seorang guru dan saya pun seorang guru.)

Kalimat negatif
Hampir sama dengan kalimat yang bentuk positif, hanya bedanya pada akhiran kalimatnya yakni desu diubah menjadi dewa arimasen dan tentunya digunakan untuk kalimat yang bentuknya negatif.

Pola: ~ mo ~ dewa arimasen.

Contoh:

Yagami-san wa kenshuusei dewa arimasen. Watashi mo kenshuusei dewa arimasen.
(Tuan Yagami bukan seorang pemagang. Saya juga bukan seorang pemagang.)

Kalimat tanya
Kalimat ini digunakan untuk mempertanyakan kepada lawan bicara/pihak ketiga apakah lawan bicara/pihak ketiga memliki persamaan dengan kalimat sebelumnya.

Pola: ~ mo ~ desu ka?

Contoh:

Watashi wa honyakusha desu. Anata wa honyakusha desu ka?
(Saya adalah seorang penterjemah. Apakah Anda juga seorang penterjemah?)

>Jika jawaban kita adalah iya maka akan seperti ini:

Hai, watashi mo honyakusha desu.
(Ya, saya juga seorang penterjemah.)

>Dan jika jawaban kita adalah bukan maka akan seperti ini:

Iie, watashi wa honyakusha dewa arimasen, sensei desu yo.
(Bukan, saya bukan seorang penterjemah, tapi seorang guru.)

Akhirnya selesai juga materi kita yang menarik pada hari ini. Mudah kan? Pastinya. Itulah penjelasan mengenai Penggunaan partikel mo dalam bahasa Jepang. Semoga dapat memperkaya pengetahuan sobat-sobat mengenai bahasa Jepang. Sekian dari saya dan terima kasih. Semangat.

 

Pos-pos Terbaru