Pengertian Reformasi Hukum

Pengertian Reformasi Hukum

Menurut Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia,  reformasi  hukum  adalah perubahan  secara  drastis  untuk  perbaikan  di  bidang  hukum  dalam  suatu masyarakat  atau  negara.  Sedangkan  menurut  Menteri  Kehakiman  Muladi, reformasi hukum adalah proses demokratisasi dalam pembuatan, penegakkan, dan kesadaran hokum. Dalam hal pembuatan hukum bukan aspirasi penguasa saja yang ditonjolkan melainkan juga harus mendengarkan aspirasi dari siapa saja yang berkepentingan dengan pemerintahan (pemangku kepentingan).

Reformasi hukum mempunyai arti penting guna membangun desain kelembagaan  bagi  pembentukan  negara  hukum  yang  dicita-citakan.  Untuk kepentingan itu dalam sistem politik yang demokratis, hukum harus memberi kerangka struktur organisasi formal bagi bekerjanya lembaga-lembaga negara, menumbuhkan akuntabilitas normatif dan akuntabilitas  publik dalam proses pengambilan   keputusan   politik,   serta   dapat   meningkatkan   kapasitasnya sebagai sarana penyelesaian konflik politik. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Cakupan reformasihukum

Di luar pengertian reformasi hukum, hal yang juga penting ditetapkan adalah  cakupan dari reformasi hukum tersebut. Idealnya, cakupan reformasi hukum harus meliputi  reformasi pada unsur-unsur pokok dari suatu sistem hukum,  yang  meliputi  unsur  materi/substansi  hukumnya,  aparatur  hukum, sarana dan prasarananya, maupun falsafah dan budaya hukumnya.

Dari segi  materi/substansi  hukumnya  pembenahan  perlu  dilakukan tidak hanya mencakup kemungkinan mengadopsi pranata-pranata hukum baru yang muncul dalam  kerangka globalisasi ekonomi yang dapat memunculkan kecenderungan  terjadinya   globalisasi  hukum  (misal:  ketentuan-ketentuan hukum menyangkut e-commerce,  e-transaction, e-signature, kontrak-kontrak

sumber :

LastCraft Survival 1.3.8 Apk + Mod (Hunger and thirst) for android