PENGERTIAN PIUTANG USAHA

PENGERTIAN PIUTANG USAHA

PENGERTIAN PIUTANG USAHA

PENGERTIAN PIUTANG USAHA
PENGERTIAN PIUTANG USAHA
Menurut Donald E. Keiso (2004:386), piutang adalah klaim uang, barang, jasa kepada pelanggan atau pihak – pihak lainnya. Sedangkan menurut  Sukrisno Agoes, (2004:173), piutang usaha adalah piutang yang berasal dari penjualan barang dagangan atau jasa secara kredit.Piutang timbul dari beberapa jenis transaksi, di mana yang paling umum ialah dari penjualan barang atau jasa secara kredit. Kredit dapat diberikan dalam bentuk perkiraan terbuka atau berdasarkan instrumen kredit yang sahih, yang disebut surat promes (wesel). Surat promes (promissory note), yang sering disebut wesel (nota), adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu atas permintaan atau pada suatu tanggal yang telah ditetapkan.
KLASIFIKASI PIUTANG
Piutang dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1) Piutang usaha
    a) Piutang dagang
    b) Piutang jasa
2) Piutang non usaha
    a) Piutang karyawan
    b) Piutang deviden
    c) Piutang pendapatan yang masih harus diterima
    d) Piutang klaim asuransi
    e) Piutang wesel
    f) Piutang lain-lain
PRINSIP AKUNTANSI YANG DITERIMA UMUM UNTUK PENYAJIAN PIUTANG PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN
  1. Piutang usaha harus disajikan dalam neraca sebesar jumlah yang harus ditagih
  2. Jika perusahaan tidak membentuk cadangan piutang usaha, harus mencantumkan pengungkapannya di neraca bahwa saldo piutang usaha tersebut adalah jumlah bersih.
  3. Jika piutang usaha bersaldo material pada neraca harus disajikan rinciannya di neraca atau dibuatkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).
  4. Piutang usaha yang bersaldo kredit terdapat pada kartu piutang pada tanggal neraca disajikan dalam kelompok hutang lancar.
  5. Jika jumlahnya material, piutang non usaha harus disajikan terpisah dari piutang usaha

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/