Munculnya Modeisme Dalam Islam

Munculnya Modeisme Dalam Islam

Pemiikiran pembaharuan atau modernisasi dalam islam tmbul terutama sebagai hasil kontak yang terjadi antara dunia islam dan barat. Dengan adanya kontak itu, umat islam abad XIX sadar bahwa mereka telah mengalami kemuduran di perbandigan dengan barat. Sebelum periode modern, kontak sebenarya sudah ada, terlebih anatara kerajaan usmani yang mempunyai daerah kekusaan di daratan Eropa dengan beberapa Negara Barat. Ketika Negara-negara itu mulai memasuki masa kemunduran. Sebagai akibat dari perubahan itu, kerajaan usmani, yang biasa menang dalam peperangan akhirnya mengalami kekalahan-kekalahann di tangan barat. Hal ini membuat pembesar-pembesar Usmanimenyelidiki rahasia kekuata Eropa yangbaru mucul itu. Menurut pemikirannya, rahasianya terletak dalam kekuasaa militer modern yang dimiliki Eropa. Oleh karena itu, usaha pembaharuan dipusatkan dalam lapangan militer Kerajaan Usmani. Bantuan ahli-ahli Eropa di minta dan pada permulaan abad ke-18 Masehi datanglah ke Istambul ahli-ahli seperti Scotlandia dan Comte De Benneval dari Prancis. Yang akhirnya ini masuk islam dengan memakai nama Humabarci Pasya.

Pembaharuan yang diusahakan pemuka-pemuka Usmani abad ke-18 tidk ada artiya. Usaha dilanjutkan pda abad ke-19 dan inilah kemudian membawa kepada perubahan besar di Turki. Seorang terpelajar islam memberikan gambaran pada abad ke-19 dan inilah kemudian yang membawa kepada perubahan besar di Turki. Seorang terpelajar islam memberikan gambaran pada abad ke-19, ia mengatakan betapa keterbelakangnya umat islampada masa itu. Kontak dengan kebudayaan barat yang lebih tinggi ini ditambah dengan cepatnya kekuatan Mesir dapat dipatahkan oleh Napolen, membuka mata pemuka-pemuka islamm untuk mengadakan pembaharuan. Dimana usaha pembaharuan dimulai oleh Muhamad Ali Pasya (1765-1848) seorang perwira Turki.

2.8  Betuk-Bentuk Moderisme Islam Indonesia

Pembaharuan dalam islam atu gerakan modern islam merupakan jawaban yang ditunjukan terhadapap krisis yang dihadapi umat islam pada masaya. Kemunduran kerajaan Usmai yang merupakan pemangku khalifah islam setelah abad ke-17 M telah melahirkan kebagkitan islam dikalangan warga Arab dipinggiran Imperium Utsmani.

Gerakan pembaharuan ini akhirnya menyebar luas ke berbagai belahan dunia muslim, termasuk Indonesia. Adapun betuk-bentuk pembaharuan di Indonesia, yaitu:

  1. Gerakan Puritanisme

Geraka ini pertama kali di parkasioleh Muhamad bin AbdunWahhab di Nejd. Gerakan puritaisme ini masuk ke Indonesia melalui tigga orang yang baru pilang haji di tanah suci, yaitu Haji Miskin, Haji Sumanik dan Haji Piobang. Mereka melakukan penentangan terhadap praktek kehidupan beragama masyarakat Minangkabau yang telah banyak terpengaruh oleh unsur-unsur takhayul, khurafat dan bid’ah.

Karena aktifitas mereka dianggap cukup membahayakan keberdaa kaum tua atau kaum adat, maka kaum tua meminta bantuan Belanda. Pada tahun 1821-1837 M terjadilah Perang Paderi.

Dalam pertempuran yang tak seimbang itu kaum ulama mengalami kekalahan. Kekalahan ulama dalam Perang Paderi dalam menghadapi Belanda tidaklah membuat patah semangat para tokoh pejuang pembaharu ini, tetapi gerakannya semakin hebat. Gerakan pembaharuan itu tidak lagi bersifat politik agama, tetapi di alihkan ke dalam gerakan pembaharuan pendidikan.

baca juga :