MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS
MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

Saya sudah terbilang sering menghadiri acara yang diselenggarakan oleh stasiun televisi yaitu metro tv acara itu diberi judul “Mario Teguh Golden Ways”. Acara ini ditayangkan setiap hari dimana minggu jam 7 malam di metro tv.

Saya sangat kagum kepada bapak Mario Teguh karena beliau sangat pintar untuk memberikan berbagai cara yang harus dilakukan agar hidup bisa menjadi lebih bermakna. Acara ini merupakan acara untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk selalu berlaku baik dan mengerti apa yang harus dilakukan agar dapat mendapatkan kehidupan yang di cita-citakan. Karena acara ini sangat positif sekali. Saya sangat berminat menjadi penonton yang langsung hadir dalam acara tersebut.

Saya mencatat sedikit mengenai apa-apa saja yang dijelaskan oleh Bapak Mario Teguh dalam berbagai tema, diantaranya: Salah Berhasrat, Hidup Ini Tidak Sementara, dan Reaksi Pengubah Hidup

Dibawah ini merupakan penuturan dari Bapak Mario Teguh dengan berbagai tema diatas…

SALAH BERHASRAT

Hasrat merupakan keinginan yang memajukan. Ada 3 hal yang boleh dijadikan hasrat, yaitu:

1. Hasrat kedudukan

Contohnya yaitu permintaan seorang pria menjadi suami kepada seorang wanita.

2. Hasrat Pangkat

Mencapai kualitas dari suatu kelompok

3. Hasrat Derajat

Memiliki : kebenaran, penampilan, pikiran (yang dipertajam), hati, tindakan

(pembuktian dari semua).

Derajat yang baik itu adalah sebaik-baiknya manusia dimana derajat itu bermanfaat bagi orang terdekat bahkan orang yang tidak mengenal kita.

Menjadi orang baik perlu 2 hal yaitu benar dan santun. Bila santun yang terlalu tetapi tidak benar merupakan hal yang menyebalkan.

Kita harus bisa mengembangkan cara-cara untuk selalu menjadi pribadi yang menarik. Contohnya: pada dasarnya pria adalah makhluk yang cepat bosan dan membenci yang rutin. Maka cobalah ubah kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang menjadikan lebih baik dan lebih baik lagi.

Pengertian adalah ilmunya kehidupan. Hasrat yang baik itu dari pengertian yang baik. Dengan begitu kita dapat mengetahui benar/salah. Dari tindakan yang kita lakukan. Orang yang cepat salah itu sesungguhnya cepat benar.

Hasrat yang indah adalah hidup ikhlas dalam kebaikan, bila ditipu percaya bahwa yang dilakukannya untuk menipuku tidak akan memiskinkanku. Karena hanya Tuhan yang memberikan riski kepadaku.

Bila kita ikhlas sesungguhnya kita tidak akan bersahabat pada orang buruk, sehingga tidak akan berhutang keburukan. Jika kita bergaul dengan orang baik, kita akan berhutang budi. Orang yang berbudi adalah orang yang baik.

Banyak orang yang belum meraih pangkat dan kedudukan sudah sombong. Hal demikian akan mempersulit pencapaian hasratnya karena orang lain akan berusaha menggagalkannya maka jangan memberitahukan apa yang kita inginkan, kecuali orang itu mau membantu kita untuk mencapainya.

Tuhan itu sebenarnya sabar, bila kita terus melakukan kesalahan, Tuhan akan melayaninya. Namun sadarlah bahwa kita tidak mempunyai banyak waktu didunia ini sehingga saat kita merasa sakit hati jangan melakukan kesalahan yang sama.

Kita boleh membalas kesalahan orang lain namun dengan menggunakan cara yang bijak. Memang membalas itu tidak ada yang melarang tapi akan lebih baik bila kita memaafkan. Dengan kita membalas, kita hanya bisa menurunkan orang, sehingga tetaplah menyayanginya. Karena dengan demikian Tuhanlah yang akan membalas dengan memuliakannya. Dengan demikian kita telah membatalkan hak kita untuk membalas.

Ada pertanyaan yang berbunyi seperti ini:

Terkadang pria memiliki hasrat untuk memiliki istri yang lebih dari satu. Dengan asumsi bila suatu saat nanti wanita lebih banyak dari pria, sehingga ada berbagai pilihan bagi wanita yang sulit mendapatkan suami…

1. menggangu suami orang

2. apakah harus menjadi PSK

3. atau dipoligami

Dengan permasalahan seperti ini, bagaimana mendapatkan hasrat kita pada kondisi seperti ini…

Lalu pak Mario menjawab: orang jarang sekali meminta pendapat. Orang jarang sekali meminta untuk disetujui karena pada dasarnya mereka sudah merasa cukup damai. Apapun keyakinan kita, sesungguhnya orang itu bisa membantu tanpa menikahinya tapi menikahinya. Tidak ada orang tua yang mengijinkan anaknya untuk dipoligami, tetapi dirinya sendiri mengatakan ”mau”.

Kesimpulannya: marilah menjadi pribadi yang ikhlas dalam kebaikan lalu perhatikanlah apa yang akan terjadi.

Sumber : https://balikpapanstore.id/