Macam- macam Produk Jasa Bank Syariah

Macam- macam Produk Jasa Bank Syariah

Macam- macam Produk Jasa Bank Syariah

Macam- macam Produk Jasa Bank Syariah

Produk jasa perbankan syariah menggunakan prinsip-prinsip al-wakalah, al-hiwalah, al-qard, al-kafalah, dan ar-rahn. Dari prinsip-prinsip ini, perbankan syariah menjalankan berbagai produk usaha.

  1. Al- wakalah

Al-wakalah secara terminology adalah penyerahan, pendelegasian atau pemberian mandat. Artinya pelimpahan kekuasaan untuk mewakili sesuatu hal oleh seseorang kepada yang lain. Sedangkan dalam perbankan syariah, al-wakalah adalah akad pemberian kuasa dari muwakil (pemberi kuasa atau nasabah) kepada wakil (pemberi kuasa/bank untuk melaksanakan suatu tugas) atas nama pemberi kuasa.

  1. Landasan syariah

Tidak semua orang mempunyai kemampuan atau kesempetan untuk menyelesaikan segala urusannya sendiri karena itu islam memperbolehkan muamalah dalam dalam bentuk waakalah. Pada suatu kesempetan, seseorang perlu mendelegasikan suatu pekerjaan kepada orang lain untk mewakili dirinya.

  1.  Praktik dalam perbankan

Wakalah dalam perbankan digunakan dalam pengiriman transfer, penagihan hutang, baik kliring maupun incanso.

  1. Al-kafalah

Al-kafalah merupakan jaminan yang diberikan oleh penanggung (kafil) kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiaban pihak kedua atau yang di tanggung. Dalam pengertian ini kafalah juga berarti mengalihkan tanggungjawab seseorang yang dijamin dengan berpegang dengan tanggung jawab orang lain sebagai penjamin. Oleh karena itu kafalah dalam perbankan adalah akad pemberian jaminan yang diberikan oleh kafil (peminjam/bank) kepada makful (penerima jaminan) dan penjamin bertanggung jawab atas pemenuhan kembali suatu kewajiban yang menjadi hak penerima jaminan.

  1. Jenis kafalah

1)      Kafalah Bin-nafs

Kafalah bin-nafs merupakanakad memberikan jaminan atas diri (personal guarant). Sebagai contoh, dalam praktik perbankan untuk bentuk kafalah bin-nafs adalah seorang nasabah yang mendafat pembiayaan dengan jaminan nama baik dan ketokohan seseorang atau pemuka masyarakat . walaupun bank secara fisik tidak memegang barang apapun, tetapi bank berharap tokoh tersebut dapat mengusahakan pembayaran ketika nasabah yang dibiayai mengalami kesulitan.

2)      Kafalah bil-mall

    Kafalah bi-mall merupakan jaminan pembayaran barang atau pelunasan utang.

3)       Kafalah bit-taslim

Jenis kafalah ini biasanya dilakukan untuk menjamin pengembalian atas barang yang disewa, pada waktu masa sewa berakhir. Jenis pemberian jaminan ini dapat dilaksanakan oleh bank untuk kepentingan nasabahnya dalam bentuk kerja sama dengan perusahaan penyewa. Jaminan pembayaran bagi bank dapat berupa deposito/tabungan dan bank dapat membebankan uang jasa kepada nasabah itu.

4)       Kafalah al-munjazah

            Kafalah al-munjazah adalah jaminan mutlak yang tidak dibatasi oleh jangka waktu dan untuk kepentingan atau tujuan tertentu.

5)      Kafalah al-muallaqah

        Bentuk jaminan ini merupakan penyederhanaan dari kafalah al-munjazah baik oleh industri perbankan maupun asuransi.

  1. Al-hawalah

Al-hawalah adalah pengalihan hutang dari orang lain yang wajib menanggungnya. Dalam istilah ini para ulama hal ini merupakan pemindahan beban hutang dari muhil (orang yang berhutang) menjadi tanggungan muhal alai atau orang yang berkewajiban membayar hutang.

  1. Landasan syariah

        Sebagian ulama berpendapat bahwa perintah untuk menerima hawalah dalam hadist tersebut menunjukkan wajib. Oleh sebab itu, wajib bagi yang menguntungkan (muhal) menerima hawalah.

  1. Resiko al-hawalah

Adanya kecendrungan nasabah dengan member infoice palsu wanprestasi (ingkar janji) untuk memenuhi kewajiban hawalah ke bank..

  1. Ar-rahn

Ar-rahn adalah menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang di terimanya. Barang yang di tahan tersebut memiliki nilai ekonomis. Dengan demikian, pihak yang menahan memperoleh jaminan untuk dapat mengambil kembali seluruh atau sebagian piutangnya. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa rahn adalah semacam jaminan uang atau gadai. Dalam perbankan rahn adalah akad penyerahan barang atau harta (marhun) dari nasabah (rahin) kepada bank (murtahin) sebagai jaminan sebagian atau seluruh hutang.

  1. Al-qardh

Al-qardh adalah pemberian harta kepada orng lain yang dapat ditagih atau diminta kembali dengan kata lain meminjamkan tanpa mendapatkan imbalan. Sedangkan pinjaman qardh adalah penyedia dana atau tagihan yang dipersamakan dengan itu atau kesepakatan antara peminjam dan pihak yang meminjamkan yang mewajibkan peminjam melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu. Pihak yang meminjamkan dapat menerima imbalan namun tidak diperkenalkan untuk dipersyaratkan dalam perjanjian.


Sumber: https://superforex.co.id/police-car-chase-apk/