LPE Jabar 2016 Positif, Berlanjut Tahun 2017

LPE Jabar 2016 Positif, Berlanjut Tahun 2017

LPE Jabar 2016 Positif, Berlanjut Tahun 2017

LPE Jabar 2016 Positif, Berlanjut Tahun 2017
LPE Jabar 2016 Positif, Berlanjut Tahun 2017

BANDUNG-Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jawa Barat tahun 2016

mencapai 5,67% (yoy), meningkat dibanding tahun 2015 sebesar 5,04%. Jawa Barat kembali tumbuh di atas nasional (5,02%) dan kawasan Jawa (5,59%).

“Perekonomian Jawa Barat selama tahun 2016 mencapai kinerja yang positif. Tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan inflasi yang rendah dan stabil. Namun berbagai tantangan ke depan perlu diantisipasi agar kinerja yang positif tersebut dapat tetap terjaga,” demikian dikatakan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Juda Agung.

Membaiknya perekonomian Jawa Barat sejalan dengan menguatny

a konsumsi, terjaganya investasi dan membaiknya ekspor khususnya di triwulan IV 2016. Peningkatan laju konsumsi rumah tangga ini antara lain didorong oleh meningkatnya pendapatan masyarakat seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi, adanya pemberian gajian ke-13 dan ke-14 bagi PNS serta terkendalinya tingkat harga (inflasi).

Sementara itu, terjaganya investasi swasta ditopang oleh mulai meningkatnya investasi non bangunan dan investasi bangunan yang sebagian didorong oleh aktivitas penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-15. Dari sisi eksternal, walaupun ekspor masih mengalami kontraksi namun cenderung membaik, terutama sejak triwulan IV 2016, seperti meningkatnya ekspor produk otomotif.

Dari sisi lapangan usaha, ketiga lapangan usaha utama penopang

perekonomian Jawa Barat, yakni industri pengolahan, perdagangan besar-eceran, dan reparasi serta pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami peningkatan pertumbuhan di 2016 dibandingkan 2015.

Peningkatan kinerja industri pengolahan terutama ditopang oleh industri otomotif seiring dengan membaiknya permintaan baik domestik maupun global serta adanya pengalihan pusat otomotif siap rakit/completely knocked down (CKD) ASEAN ke Indonesia pada triwulan IV 2016.

Kegiatan PON dan PEPARNAS diyakini mendorong lapangan usaha perdagangan yang tercermin dari pertumbuhan lapangan usaha ini yang melonjak cukup tinggi pada triwulan III 2016. Kinerja lapangan usaha pertanian meningkat cukup signifikan sejalan dengan keberhasilan penerapan strategi peningkatan produktivitas dan perbaikan teknologi pertanian.

 

Baca Juga :