Kepala SKK Migas Jabanusa Kunjugi SMK Migas Bojonegoro

Kepala SKK Migas Jabanusa Kunjugi SMK Migas Bojonegoro

Kepala SKK Migas Jabanusa Kunjugi SMK Migas Bojonegoro

Kepala SKK Migas Jabanusa Kunjugi SMK Migas Bojonegoro
Kepala SKK Migas Jabanusa Kunjugi SMK Migas Bojonegoro

Dalam rangka Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK), Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI menggandeng pemerintah daerah di 8 provinsi, salah satunya Jawa Timur untuk menjadi pilot project.

Provinsi Jawa Timur (Jatim) menunjuk SMKN 5 Bojonegoro sebagai pilot project untuk kompetensi bidang migas

, karena di sekolah ini memiliki Jurusan Teknik Pemboran Minyak dan Gas Bumi (TPMG).

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), mendadak mengunjungi SMKN 5 Bojonegoro, Kamis (8/8/2019), setelah melaksanakan pertemuan dengan Bupati Bojonegoro di Gedung Pemkab Bojonegoro.

Dalam kunjungan ke SMK Migas tersebut sebutan SMKN 5 Bojonegoro, Kepala SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi datang bersama rombongan. Menurut Nurwahidi, agenda ke SMKN 5 Bojonegoro ini memang mendadak, tak lain karena ingin melihat langsung kondisi sekolah yang ditunjuk sebagai pilot project Kemenko Perekonomian RI dalam rangka revitalisasi SMK dan BLK.

“Kebetulan ada agenda rapat bersama Bupati Bojonegoro, jadi sebelum kembali ke Surabaya

kami ingin melihat langsung SMK Migas,” jelas Kepala SKK Migas Jabanusa yang menjabat pada April lalu ini.

Adanya revitalisasi SMK ini, SKK Migas Jabanusa tentu sangat mendukung, sehingga ia mengunjungi SMKN 5 untuk melihat dari dekat dan berdiskusi bersama kepala sekolah beserta guru. Selain itu Nurwahidi juga melihat langsung media pembelajaran siswa dan juga ruang praktek jurusan TPMG.

“SKK Migas Jabanusa sangat mendukung program dari pemerintah pusat melalui Kemenko Perekonomian RI untuk revitalisasi SMK,” ungkat Nurwahidi.

Kepala SMK Migas Bojonegoro, Suyono mengaku senang dan kaget, lantaran ia kedatangan Kepala SKK Migas Jabanusa

. “Kaget karena yang datang Kepala SKK Migas Jabanusa, dan tentu sangat senang karena kami bisa menceritakan kendala dan kesulitan kami selama ini,” katanya.

Suyono menjelaskan, selain materi dan kompetensi yang ia paparkan kepada Kepala SKK Migas Jabanusa, kendala yang disampaikan adalah sulitnya melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S).

“Tentu kami sangat senang sekali dan berterima kasih, karena setelah mendengar keluhan kami, Pak Nurwahidi berjanji akan memberikan payung hukum agar K3S bisa melakukan PKS dengan SMKN 5,” ungkap Suyono, berharap hal itu bisa terwujud segera karena SMK Migas diberi amanah sebagai sekolah sasaran pilot project.

 

Sumber :

https://pitchengine.com/danuaji/9999/12/31/no-headline/002518289541209833145