Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru

Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru

Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru

Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru
Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

akan membentuk empat tim pengawas yang bertanggung jawab pada kurikulum baru.

Mendikbud M Nuh mengatakan, akan ada empat tim pengawas, yakni tim pengawas pelatihan guru, tim pendampingan, tim khusus perbukuan dan tim monitoring dan evaluasi.

Mereka akan bekerja mulai tahun ini hingga siklus pentahapan kurikulum baru rampung 2015 mendatang. Tim pengawas akan dibentuk hingga ke daerah dimana Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang ada di daerah akan menjadi perpanjangan tangan Kemendikbud.

Mendikbud menjelaskan, keempat tim pengawas ini penting karena dalam implementasi

kurikulum Kemendikbud tidak menerapkan proses ujicoba melainkan pentahapan.

Namun bukan berarti melalui pentahapan ini tidak boleh ada koreksi oleh karena itu Mendikbud menganggap tim pengawas ini penting untuk menerima dan menganalisis evaluasi.

“Tim langsung kami bentuk sekarang sebagai bagian dari pendampingan,” katanya di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).

Dia menjelaskan, substansi kurikulum ini sebetulnya sederhana dan mudah

diimplementasikan. Dia mencontohkan, penghapusan mata pelajaran IPS di kelas 1 SD yang dihapus sebenarnya untuk mempermudah para guru untuk mengajar.

Selain itu dengan penghapusan ini maka anak yang mau masuk sekolah SD tidak perlu lagi ujian baca tulis dan malah membuat mereka harus belajar membaca di kelas ini.

Mendikbud melanjutkan, tim perbukuan juga akan mengawasi pencetakan buku. Pada kurikulum ini, ujarnya, pencetakan buku akan terbagi dua yakni Kemendikbud akan mencetak buku untuk siswa SD sebanyak 20.930.308 eksemplar dan buku pegangan guru SD sebanyak 1.668.358 eksemplar.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/jelaskan-struktur-kulit/