Kebiasaan merokok

 Kebiasaan merokok

Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa mengenai haramnya rokok bagi umat Islam, sementara seluruh elemen ekonomi syariah telah bersepakat untuk tidak memberikan pembiayaan kepada perusahaan rokok. Oleh karena itu jika masih banyak praktisi ekonomi syariah yang merokok maka hal ini harus segera diperbaiki. Walaupun ada beberapa ulama yang menyatakan hukum rokok adalah makruh namun untuk kehati-hatian maka sudah selayaknya para praktisi ekonomi syariah untuk meninggalkannnya.

  1. Budaya tidak Islami dalam kehidupan sehari-hari

Banyak sekali ketimpangan yang terjadi pada para praktisi ekonomi syariah, masih banyak di antara mereka yang dalam kehidupan sehari-hari tidak mencerminkan seorang mujahid ekonomi syariah. Dalam kehidupan sehari-hari misalnya pesta pernikahan mereka masih suka dengan gaya pernikahan ala barat atau eropa yang notabene bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Hal seperti ini pernah terjadi pada salah satu kepala cabang lembaga keungan syariah terkemuka, ketika ia mengadakan pernikahan keluargnya pesta pernikahannya dilaksanakan dengan gaya barat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Padahal sebagai seorang kepala cabang lembaga keuangan syariah sangat tidak pantas ketika melaksanakan pesta pernikahan justru bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Fenomena-fenomena tersebut tentu saja tidak boleh dibiarkan, ia harus mulai diperbaiki sejak saat ini jika tidak maka ekonomi syariah hanya sekadar kulit atau cangkang, sementara isinya yang sama saja dengan ekonomi ribawi. Salah satu caranya adalah kembali memperbaiki SDM ekonomi syariah yang ada saat ini dengan meningkatkan pengetahuan tentang agama secara intensif dan dlanjutkan dengan hukum bisnis syariah.

sumber :