Keadaan tradisi masyarakat 

 Keadaan tradisi masyarakat 

 Keadaan tradisi masyarakat

 Keadaan tradisi masyarakat 

Keadaan tradisi masyarakat di setiap daerah berbeda-beda dan ada yang masih mempertahankan,namun ada juga yang tidak menghiraukantradisi itu lagi. Tradisi (bahasa latin:Traditio,”diteruskan”) atau kebiasaan,dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah di lakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompk masyarakat,biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu atau agama yang sama. Hal yangpaling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang di teruskan dari generasi ke generasi, baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.

2) Kepercayaan masyarakat tradisional

Masyarakat tradisional bukan beraati masyarakat yang tidak mengenal tulisan atau tidak mengikuti perkembangan zaman, namun masyarakat tradisional itu adalah mereka yang masih mempercayai kepercayaan yang di berikan oleh leluhur sebelum mereka. Di Lebong sendiri kepercayaan akan tradisi nenek moyangnya masih melekat erat di kehidupan masyarakatnya seperti Kuburan yang di anggap keramat, batu dan pohon  yang di anggap keramat serta tempat-tempat yang di anggap keramat lainnya. Begitu juga di Bingin Kuning ada tempat yang di anggap keramat oleh penduduk dan jika  hendak kesana kita harus mintak izin terlebih dahulu, jangan melakukan hal-hal yang aneh,dan sebagainya. Pohon Bingin itu sendiri di percaya oleh masyarakat setempat sebagai tempat untuk meminta permohonan(selain untuk tempat pembuangan apem) dengan syarat membawa alat spiritual atau  sesajen, ada nazar (dan membawa ayam bingin/ayam yang seluruh tubuhnya berwarna kuning keemasan) dan di sertai dengan niat yang baik.

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/