Isi Ramadan, Siswa SMAN 2 Pariaman Perbanyak Amalan dengan Aneka Lomba Keagamaan

Isi Ramadan, Siswa SMAN 2 Pariaman Perbanyak Amalan dengan Aneka Lomba Keagamaan

Isi Ramadan, Siswa SMAN 2 Pariaman Perbanyak Amalan dengan Aneka Lomba Keagamaan

Isi Ramadan, Siswa SMAN 2 Pariaman Perbanyak Amalan dengan Aneka Lomba Keagamaan
Isi Ramadan, Siswa SMAN 2 Pariaman Perbanyak Amalan dengan Aneka Lomba Keagamaan

Memperbanyak kegiatan bermanfaat dan amalan ibadah dibulan Ramadhan

adalah hal yang duanjurkan, selain menambah pahala juga untuk mempertinggi kualitas ibadah selama puasa Ramadhan. Itulah yang dilakukan para pelajar SMA 2 Pariaman.Untuk mengisi waktu senggang disela ujian kenaikan kelas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2 Pariaman mengelar class meeting semarak Ramadhan, muali tanggal 9-17 Juni 2016.

Ketua OSIS SMA 2 Pariaman, Dony Meiliyadi, sebagaimana dilansir dari .go.id, menyebutakan, pengurus OSIS SMA 2 pada Ramadhan ini akan meggelar berbagai lomba class meeting untuk mengoptimalkan kualitas ibadah siswa selama bulan Ramadhan, selain dituntut agar memanfaatkan waktu untuk hal yang bermanfaat, kegiatan ini bisa memeberikan peningkatan dan pengembangan bakat para siswa dibidang islami.

Diterangkan Dony, adapaun cabang yang diperlombakan dalan class meeting antara lain nasyid

, cerdas cermat, MTQ, Adzan, kaligrafi, hafalan ayat pendek serta sholat jenazah, setiap perwakilan kelas X dan IX, wajib mengikuti.

“Semua kelas wajib mengikuti lomba, perwakilan kelas yang tidak mengikuti disepakati membayar sanksi membeli 5 pot bunga besar untuk sekolah,” tegasnya.

Sementara itu Kepala SMA 2 Pariaman Baharudin mengatakan, kegiatan calss meeting semarak Ramadhan ini murni kegiatan OSIS, dalam rangka memenfaatkan waktu senggang selepas ujian kenaikan kelas.

“Selain untuk meningkatkan keimanan pengetahuan dan melihat bakat dan kemampuan siswa dibidang

agama islam, kegiatan ini mengganti program pesantren Ramadhan yang selama ini diselenggarakan oleh pemerintah terhadap siswa.

“Tahun ini pesantren Ramadhan tidak dilaksanakan, kerena bulan Ramadhan jatuh selepas ujian kenaikan kelas, makanya untuk menganti program pesanteren Ramadhan, diberikan kebebasan kepada masing-masing sekolah untuk memenfaatkan waktu dengan kegiatan agam, “ ujarnya.

Ditambahkan Baharudin, disetiap kelas siswa juga diwajibkan pada pagi hari membaca Al-Qurna, dan selepas itu baru melaksanakn kegiatan class meeting semarak Ramadhan.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/494JHAdW5hBbOV22aXaloIk0f