Hari Kiamat, Berdasarkan Al-Qur’an Dan Para Pakar

Hari Kiamat, Berdasarkan Al-Qur'an Dan Para Pakar

Hari Kiamat, Berdasarkan Al-Qur’an Dan Para Pakar

Hari Kiamat, Berdasarkan Al-Qur'an Dan Para Pakar
Hari Kiamat, Berdasarkan Al-Qur’an Dan Para Pakar

Hari Akhirat Menurut Ilmu Pengetahuan (Dalil Aqli)

Para pakar ilmu pengetahuan mengakui bahwa matahari ialah sumber kehidupan unruk tiruana makhluk dipermukaan bumi. Matahari berupa bola api raksasa yang memancarkan sinar dan gerahnya keseluruh plguat temasuk bumi. Bola api raksasa itu berputar terus menerus. Setiap detik matahari kehilangan beratnya sebesar 4.000.000 ton. Karena kehilangan beratnya secara terus menerus maka matahari akan habis dan padam. Para pakar ilmu antariksa menyatakan bahwa apabila tamat zaman disebabkan oleh padamnya matahari, maka tamat zaman akan terjadi 15 miliyar tahun lagi.

Para hebat ilmu fisika menyampaikan bahwa daya rotasi dan revolusi benda-benda langit tidaklah awet. Pada saatnya nanti pergerakan benda-benda langit akan berakhir. Apabila hal itu terjadi, maka seluruh benda-benda langit akan bertabrakan dan saling menghancurkan antara satu dengan yang lainnya. Semua ini ialah perhitungan dan asumsi insan belaka. Allah Swt lah yang mengetahui tiruana yang akan terjadi.

Tanda-Tanda Datangnya Hari Kiamat (Yaumus sa’ah)

Kiamat ada dua macam yaitu tamat zaman sugra (kecil) dan tamat zaman kubra (besar), tamat zaman sugra ialah hari kematian manusia, sedangkan tamat zaman kubra ialah hari hancurnya alam semesta termasuk manusia. Adapun kasus hari tamat zaman kubra, Allah Swt., menyatakan insiden hari tamat zaman menjadi rahasia-Nya. Tak seorang pun didiberi tahu termasuk Rasulullah saw., Peristiwa itu semata-mata menjadi Rahasia Allah Swt. sepertiyang Firman Allah :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
“Mereka menanyakan kepadamu wacana kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan wacana tamat zaman itu yaitu pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang sanggup menunjukan waktu kehadirannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan hadir kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seperti engkau benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan wacana bari tamat zaman itu yaitu di sisi Allah, tetapi kebanyakan insan tidak mengetahui”.(Q.S.Al-A’raf ayat 187)

Dari ayat tersebut diatas, Rasulullah saw., spesialuntuk mempersembahkan klarifikasi wacana gejala hadirnya hari kiamat. Tanda-tanda hadirnya hari tamat zaman dibagi menjadi dua macam, yaitu gejala kecil dan gejala besar. Tanda-tanda tamat zaman kecil muncul apabila hari tamat zaman belum terlampau dekat. Sedangkan tanda tamat zaman besar muncul setelah hari tamat zaman udah bersahabat (hampir terjadi)

Baca Juga: Rukun Islam

Tanda-Tanda Kiamat Kecil

Tentang hadirnya hari Kiamat, maka tidak ada seorang pun yang mengetahui, baik Malaikat, Nabi, maupun Rasul, kasus ini yaitu kasus ghaib dan spesialuntuk Allah Subhanahu wa Ta’ala sajalah yang mengetahuinya. sepertiyang yang disebutkan dalam ayat-ayat Al-Qur-an dan hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih. Juga ketika Malaikat Jibril Alaihissallam menhadiri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bertanya:

…فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ السَّاعَةِ؟
“Kabarkanlah kepadaku, kapan terjadi Kiamat?”
Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawaban:

مَا الْمَسْئُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ.
“Tidaklah orang yang ditanya lebih mengetahui daripada orang yang bertanya.”
Adapun Tanda-tanda tamat zaman kecil yaitu sebagai diberikut :
wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
munculnya banyak fitnah,
munculnya fitnah dari arah timur (Iraq),
timbulnya firqah Khawarij,
munculnya orang yang mengaku sebagai Nabi,
hilangnya amanah,
diangkatnya ilmu dan merajalelanya kebodohan,
banyaknya kemaksiatan /perzinaan,
banyaknya orang yang bermain musik
banyak orang yang minum khamr (minuman keras)
merebaknya perjudian,
masjid-masjid dihias tetapi kurang hadir berjamaah
banyak bangunan yang tinggi
budak melahirkan tuannya,
banyaknya pembunuhan,
banyaknya kesyirikan,
banyaknya orang yang memutuskan silaturrahim,
banyaknya orang yang bakhil,
wafatnya para ulama dan orang-orang shalih,
banyaknya orang yang berguru kepada Ahlul Bid’ah,
banyaknya perempuan yang berpakaian tetapi telanjang,
Pemmenolong melahirkan anak majikannya
Jumlah perempuan lebih banyak dibanding dengan laki-laki
Ilmu agama dianggap tidak penting lagi