Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ade Luncurkan Sekolah Digital

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ade Luncurkan Sekolah Digital

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ade Luncurkan Sekolah Digital

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ade Luncurkan Sekolah Digital
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ade Luncurkan Sekolah Digital

Revolusi Industri 4.0 dan masyarakat 5.0 yang saat ini semakin marak menuntut kecepatan perubahan teknologi. Perubahan teknologi tersebut berkembang dengan sangat cepat sehingga membuat setiap sektor harus terus berbenah menghadapinya.

Menjawab tantangan itu, Bupati Bogor meluncurkan Sekolah Digital, yang merupakan salah satu upaya untuk menyikapi tuntutan perubahan di dunia pendidikan dan yang lainnya. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Bogor meluncurkan Sekolah Rintisan Berbasis Digital.

Hal itu tampak dalam rangkaian kegiatan launching Bogor Cerdas, Bogor

Berkeadaban dan Gerakan Ayo ke PAUD di gedung Laga Tangkas Pakansari Cibinong, Selasa (19/3).

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Ade Yasin memberikan apresiasi kepada pihak yang telah menyelenggarakan sekolah digital di daerah itu.  “Sejalan dengan tuntutan untuk menyikapi revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi informasi digital, saya merasa bangga dengan adanya Sekolah Rintisan Berbasis Digital, yakni  SMPN 1 Gunung Putri, SMPN 1 Cibinong, SMPN 2 Cibinong dan  SMPN 1 Cileungsi. Saya pun berharap rintisan ini diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Bogor,” ujar Ade Yasin.

Ade Yasin pun menyampaikan bahwa dalam rangka mendorong digitalisasi sekolah, Pemerintah Kabupaten Bogor menganggarkan Rp65 M untuk pembelian laptop yang diberikan ke sekolah-sekolah.

“Pemberian bantuan untuk sekolah digital ini, meskipun masih sedikit, namun kami mempunyai keinginan yang kuat untuk memajukan pendidikan yang ada di Kabupaten Bogor,” ungkap Ade Yasin.

Menurut Bupati, warga harus siap menghadapi tuntutan Revolusi Industri 4.0

yang berbasis digital dan teknologi.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Ngugianta menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan untuk sekolah digital.

“Saat ini baru beberapa sekolah yang berbasis digital sejak beberapa tahun ke belakang, dan akan diadopsi dalam skala luas saat ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, program sekolah berbasis digital sendiri merupakan

pengembangan dan penggunaan teknologi komputer untuk melakukan manajerial, operasional, hingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara digital.

“Saat ini kami tengah menyusun instrumen tata pelaksanaan sekolah digital, dengan melibatkan tim dari elemen pegawas, dan kepala sekolah sebagai pembentukan acuan teknis nantinya,” ujar Yanto.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/