Galileo Galilei (1564-1642)

Galileo Galilei (1564-1642)

Adalah orang mula-mula menemukann pentignya akselarasi dala dinamika. Akselerasi adalah perubahan kecepatan-kecepatan, baik dalam besarnya maupu geraknya.

Tokoh lain yang memiliki kontribusi besar terhadap munculnya moderisme adalah Rere Descrates (1596-1650). Ia di juluki “bapak fisafat modern” dan terletak dasar alirann rasionalis. Rasionalisme adalah paham yang berpendapat bahwa sumber utama penentuan adalah rasio atruh au akal. Selain itu, ia juga meemukan metode tentang “kesangsian” maksudnya seluruh pengetahuan yang dimiiki oleh manusia harus disangsikan termasuk pengetahuan yang dianggap paling pasti yaitu pengetahuan tentang Tuhan.

Semboyan yang terkeal adalah “cangito ergo sun” artinya”saya berpikir jadi saya ada”. Maksudnya, saya menyadari bahwa adalah mahluk “penyangsi” secara langsung menunjukan keberadaban saya, yang bersifat tidak tergoyahkan. Pemikiran “cangito ergo sun” inilah yang menjadi filsafat modern menempatkan ego individual dan kemerdekaan akal manusia terhadap Wahyu. Cangito adalah sebuah keyakinan yang sangat mendasar pada rasionalitas manusia. Melebihi segala penafsiran dogmatis yang sudah ada. Karena itu, Descratesmelandasi suatu bentuk kesadaran yang memahami kenyataan sebagai hasil perumusan rasional. Descratesi bagi moderisme, yaitu menemparkan manusi sebagai subyek pemikiran, yang memunculkan beberapa aspekk kesadaran lainnya, yaitu progreritas, individualis, emansipasi, dan seklerisasi. Pemikiran ini disebut Cartesia Revolution (revolusi ala decrates).

Gerakan lain ng mempengaruhi zaman modern adalah “aufklarung” kata Jerman) “enlightment” (kata Inggris), yang muncul abad ke-18. Geraka aufklarung yang diterjemahkan sebagai masa pencerahan. Zaman ini disebut “pencerahan” karena tergantikannya “iman yang membelunggu” denngan keunggulan rasio (akal pikir) yang diyakini mampu membawa manusia pada kebenaran dan kebahagiaan hidup. Perkembangan selanjutnya, dari pemikira pada masa resaisans dan aufklarung adalah terjadinya proses moderisme yang meluas seantero dunia. Moderisasi melahirkan industralisasi, urbanisasi, kesejahteraan, mobilisasi sosial, dan pembagi tatanan yang lebih kompleks dan beragam.

  • Rene Descrates (1596-1650)

Selain tokoh yang diatas, Rene Descratos dijuluki “Bapak Filsafat Modern” dan peletak dasar aliran rasionalisme. Rasionalisme adalah paham yang berpendapat bahwa sumber utama penggetahuan adalah rasio atau akal. Descrates menemukan metode tentang “kesangsian”, menurutnya seluruh pengetahuan yang dimiliki oleh manusia harus disangsikan termmasuk pengetahuan yang dimiliki oleh manusia pasti yaitu pengetahuan Tuhan.

Semboyan yang terkenalnya yaitu “cagito ergo sum” artinya “saya berpikir, jadi saya ada”. Maksudnya saya menyadari bahwa saya adalah mahluk penyangsi. Kesangsian itu, secara langsung menunjukan mengenai keberdaan saya yang bersifat tidak bisa tergoyahkan.

Pemikiran “cangito ergo sum” inilah yang menjadi landasan filsafat modern yang menempatkan ego individual dan kemerdekaan akal manusia terhadap wahyu. Cagito adalah keyakinan yang sangat mendasar pada rasionalitas manusia, melebihi segala tafsiran dogmatis yang sudah ada. Karena itu, Descrates melandasi suatu bentuk kesadaran yang memahami kenyataan sebagai hasil perumusan rasional.

sumber :
https://essayagency417.com/2020/06/11/seva-mobil-bekas/