arsitektur komputer

arsitektur komputer

arsitektur komputer

arsitektur komputer
arsitektur komputer

ARSITEKTUR KOMPUTER

Skema komputer (computer schema), adalah diagram yang menggambarkan unit-unit dasar yang terdapat dalam semua sistem komputer.

I. Peralatan Input

Alat input dibagi ke dalam dua golongan yaitu alat input langsung dan tidak langsung.
• Alat input langsung terdiri dari beberapa golongan yaitu: keyboard, pointing device, scanner, voice recognizer.
• Alat input tidak langsung terdiri dari: key-to-card, key-to-tape, key-to-disk.
• Modem
• Light pen
• Bar code reader

Gambar 3. Modem
1.1. Keyboard

• Rancangannya di buat dan di patenkan oleh Christopere Lathan pada tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.

• Keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard.
Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

Gambar 4. Keyboard

1.2. Mouse

Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan.

Pengaruh dari penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “click” ini tergantung pada object (daerah) yang kita tunjuk. Computer akan mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau object yang tidak penting.

Kemudian dalam penggunaan mouse juga kita kenal dengan istilah “Drag” yang artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol paling kiri tanpa melepaskannya dan sambil menggesernnya, salah satu akibatnya object tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke object lain.

Mouse terhubung dengan komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut dimasukan pada port yang terdapat di CPU computer.

Gambar 5. Mouse
1.3. Scanner

Cara kerja scanner :
• Ketika kita menekan tombol mouse untuk memulai scanning, yang terjadi adalah :
• penekanan tobol mouse dari computer menggerakan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning
• kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning
• nyala lampu yang telihat pada scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan
• setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor
• apabila hasil atau tampilan teks atan gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, adobe, pot scanned dll

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu :
• scanner yang hanya bisa satu kali menscan warna dan menyimpan semua warna tersebut pada saat itu saja
• scanner yang lansung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau, dan biru.

Gambar 6. Scanner

II. MEMORY SEKUNDER ( SECONDARY MEMORY )

Beberapa contoh ukuran kecepatan memory sekunder adalah sebagai berikut.
• Pre-IDE : Memiliki kecepatan 3600 RPM
• IDE : Memiliki kecepatan 5200 RPM
• IDE/SCSI : Memiliki kecepatan 5400 RPM
• IDE/SCSI : Memiliki kecepatan 10000 RPM

Hubungan antara berkas dan unit input/output ditunjukkan terhadap oleh bagan dibawah ini:

Memory sekunder mempunyai karakteristik sebagai berikut.
• Sifat penyimpanan yang tetap ( persistent ), sehingga media penyimpanan sekunder perlu dipisahkan dari unit pengolah utama ( central prosessing unit/ CPU ) dan memory utama ( main memory ), dan di hubungkan oleh kabel/bus ke unit pengolah ( prosessor ) dan memory utama
( main memory )
• Kemampuan untuk digunakan secara bersama-sama ( shareability )
• Kemampuan untuk menyimpan sejumlah data, informasi, dan program

Langkah pengolahan data dari dalam memory sekunder adalah sebagai berikut.
• Menentukan lokasi data pada memory eksternal (external memory/storage )
• Prosessor akan membaca data, dan menyalin data dari memory eksternal
• ( external memory/storage ) ke memory utama (main memory)

Berdasarkan medianya, memory sekunder terdiri atas :
1. Optical disk
• Menggunakan prinsip optis, yaitu berdasarkan pantulan cahaya ( sinar laser ) pada head baca.
• Pembacaan data tidak melibatkan kontak fisik antara head dan disk
• Proses penulisan datanya lebih lambat dari pada proses pembacaan data
• Lebih awet tahan terhadap jamur, dan lain-lain
• Pembacaan data secara acak ( Random )
• Mempunyai kemampuan baca-tulis ( read/write )
• Kapasitas besar
• Ukuran kecil
• Contoh : cd rom

2. Magnetik storage
• Dapat terbentuk disk/tape
• Media penyimpanan ini menggunakan bahan serbuk magnet
• Akses data menggunakan prinsip induksi magnetis
• Jenis ini terdiri atas magnetic tape dan magnetic disk

2.1. Magnetic Tape

Akses pembacaan dan penulisan data pada magnetic tape dilakukan secara sequential.
Contoh yang termasuk dalam jenis media ini adalah pita kaset dan real tape.

2.2. Hard Disk
• Sebuah Harddisk tersusun dari komponen-komponen sebagai berikut.
• Piringan Logam.
• Head.
• Rangkaian elektronik.
• Rangkaian penguat.
• DSP (digital signal processor)
• Chip memory.
• conector.
• Spindle.
• Actuator arm motor. Gambar 7. Hard disk

2.3. Removable Hardisk

Secara prinsip removable hardisk sama dengan hardisk, hanya saja dapat dipasang dan dilepas dengan mudah. Removable hardisk dibentuk berupa cartridge, yang dipasang pada removable rack. Removable rack tersambung pada power supplay dan kabel data IDE interfacenya.

2.4. Floppy Disk/Disket

Floppy disk/disk/disket secara fisik ada yang berukuran 3,5” atau 5,25”
Floppy disk terbuat dari bahan plastik film (mylar) yang dilapisi bahan magnetic lentur.
Susunan data dalam floppy disk diatur serial dalam track dan sector.
2.5. Zip Drive

Zip drive meruapakan teknologi terbaru yang dikembangkan untuk mengataasi kapasitas floppy disk. Zip drive terdiri dari atas floppy drive dan cartridge floppy khusus yang mampu menampung data hingga hampir 100MB. Teknologi ini sangat membantu karena ukuran data saat ini semakin besar dan seringkali tidak cukup jika disimpan dalam floppy disk atau harus disediakan banyak floppy disk.

2.6. CD Room

Jenis CD-Room drive adalah sebagai berikut:
• CD-Writeable
Mampu melakukan proses baca dan tulis, tetapi proses penulisan tersebut hanya bisa dilakukan sekali saja, data dalam CD-W ini bisa bertahan sampai 100 tahun.
• CD-Rewriteable atau CD-Erasable
Jenis ini mampu melakukan proses baca dan tulis, dan proses tulis pada media CD-RW dapat dilakukan berulang kali. Jadi kita bisa menghapus data pada media tersebut dan menulisnya kembali. Data dalam CD-RW bisa bertahan sampai 30 tahun.

2.7. DVD (Digital Versatile Disc)

DVD merupakan kelanjutan teknologi memori sekunder menggunakan media optical disk.
DVD ada yang dapat ditulisi satu kali saja dan ada yang lebih (Recordable DVD).
Versi Recordable DVD adalah sebagai berikut:
• DVD-R for General, hanya sekali penulisan.
• DVD-R for Authoring, hanya sekali penulisan.
• DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali.
• DVD-RW, dapat ditulis berulang kali.
• DVD+Rw, dapat ditulis berulang kali.
• DVD+R, Hanya sekali penulisan.

Setiap versi DVD recorder dapat membaca DVD-ROM disc, tetapi memrlukan jenis disc yang berbeda. Jenis recorder dan jenis disc yang kompatibel terlihat pada table 2.

2.8. Mechanical Storage

Mechanical Storage mempunyai karakteristik sebagai berikut:
• Terbuat dari bahan semi konduktor dan unsur mekanis.
• Pembacaan dan penulisan data melibatkan unsur mekanis.
• Contoh: disket
• Unsur mekanis yang terlibat meliputi: rotasi, translasi, dan gesekan.

Baca Juga :